Hiu Berjumbai, Hiu Tertua Yang Masih Hidup

Apakah kalian tahu tentang makhluk hidup satu ini? Hiu berjumbai, salah satu makhluk laut paling aneh di dunia, diperkirakan tidak banyak berubah selama sekitar 80 juta tahun. Hiu berjumbai adalah hiu tertua kedua di bumi kita. Hewan satu ini menyerupai nenek moyang mereka yang hidup pada saat  zaman dinosaurus.

Hiu Berjumbai, Hiu Tertua Yang Masih Hidup

Hewan ini tidak menunjukkan tanda tanda berevolusi sejak zaman prasejarah. Oleh karena itu, sering disebut sebagai “fosil hidup”.  Hiu ini judi bola sbobet diyakini telah hidup di planet ini selama 450 juta tahun. Maka dari itu hiu ini termasuk hiu tertua yang masih hidup hingga saat ini. Dan karna tubuhnya yang panjang hewan ini juga di sebut sebagai ular laut dalam kehidupan nyata.

Nama umum untuk hiu berjumbai ini mengacu pada letak insang pada hewan ini, yang membentuk batas merah di sekitar lehernya. Insang pertama hiu ini memotong seluruh tenggorokan, sedangkan insang hiu jenis lainnya dipisahkan. Sedangkan nama ilmiah Chlamydoselachus anguineus mengacu pada tubuh ular hiu. “Anguineus” adalah bahasa Latin untuk “ular”.

Cara menangkap mangsanya bisa mirip dengan ular. Para pemain Slot Terbaru banyak yang percaya itu menerjang mangsanya seperti ular menyerang. Tubuh panjang hiu memiliki jantung raksasa, yang mengandung hidrokarbon dan minyak berdensitas rendahBerdasarkan penelitian terhadap isi perut dari hiu ini di ketahui bahwa hiu ini memangsa cumi cumi, ikan, dan berbagai jenis hiu kecil lainnya.

Sampai saat ini tidak ada satu orang pun yang pernah melihat atau mendokumentasikan hiu berjumbai berburu mangsanya. Oleh sebab itu, cara hiu keren ini menemukan atau menangkap mangsa masih menjadi misteri. Pada awalnya, para ahli menduga bahwa ikan ini berenang seperti belut atau ular.

Pusat Penelitian Hiu ReefQuest menyatakan bahwa ikan sebenarnya mengapung di kedalaman. Karena hiu berjumbai memiliki rongga tubuh memanjang dan hati besar yang mengandung hidrokarbon dan minyak berdensitas rendah. Maka dari itu, mereka dapat mengapung dengan mudah. Bagian tubuh serta sirip belakang akan bergerak mendorong atau bergegas menuju mangsanya.

Hiu berjumbai merupakan hewan laut dalam yang biasa berhabitat di dekat dasar laut. Darah dingin dari makhluk ini membuat mereka tidak mungkin hidup di dekat permukaan laut. Hiu jenis ini dapat hidup di bawah air pada kedalaman 1000 hingga 1500 meter, tetapi umumnya dapat ditemukan pada kedalaman 500 hingga 1000 meter di bawah permukaan laut. Namun di beberapa perairan Jepang, hiu berjumbai ditemukan di perairan dengan kedalaman antara 50 dan 200 meter.

Meskipun mereka hidup di air yang sangat dalam, mereka juga diperkirakan berburu lebih dekat ke permukaan pada malam hari. Inilah mengapa mereka sering tersangkut jaring ikan atau pukat harimau. Nah sekarang kalian sudah lebih banyak informasi tentang hiu keren ini. Bagaimana kesan kalian terhadap hiu tertua satu ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.