Fakta Menarik Ikan Hiu

Fakta Menarik Ikan Hiu

Sulit untuk membayangkan makhluk yang lebih mengerikan menurut arti umum daripada hiu. Penguasa lautan, sering muncul di dalam film yang menegangkan, dan subjek daya tarik bagi setiap orang yang berpikiran baik yang menjadi bersemangat setiap tahun ketika Shark Week tiba.

Di lautan, hiu merupakan hewan yang menempati rantai makan teratas, karena itu mereka disebut sebagai apex predator. Beberapa makhluk sangat cantik, sementara yang lain, seperti hiu, dapat dilihat sebagai menakutkan tetapi mereka masih menarik untuk dipelajari.

  1. Hiu tidak memiliki tulang

Seperti yang kita ketahui ikan menyaring oksigen menggunakan ingsang, sama juga dengan hiu. Mereka adalah jenis ikan khusus yang dikenal sebagai “elasmobranch”, yang diterjemahkan menjadi 10 Situs Poker Online Terpercaya yang terbuat dari jaringan tulang rawan bahan kasar yang terbuat dari telinga dan ujung hidung Anda.

Selain ikan hiu, satwa lautan yang memiliki ciri seperti itu ada ikan pari, ikan hiu todak, dan lain-lain. Kerangka tulang rawan mereka jauh lebih ringan daripada tulang sejati dan hati mereka yang besar penuh dengan minyak berdensitas rendah, keduanya membantu mereka untuk mengapung.

  1. Sebagian besar hiu memiliki penglihatan yang baik

Kebanyakan dari jenis ikan hiu mempunyai pengelihatan yang bagus dimalam hari atau di kondisi air yang kuran jernih, dan dapat melihat warna. Bagian belakang bola mata hiu memiliki lapisan jaringan reflektif yang disebut tapetum. Ini membantu hiu melihat dengan sangat baik dengan sedikit cahaya.

Fakta Menarik Ikan Hiu
  1. Kulit hiu terasa seperti amplas

JIka Anda belum pernah merasakan bagaimana tekstur kulit hiu dan sulit untuk membayangkannya, tekstur kulit hiu persis seperti amplas karena terdiri dari struktur seperti gigi kecil yang disebut sisik plasoid, juga dikenal sebagai dentikel dermal. Sisik ini mengarah ke situs slot gacor ekor dan membantu mengurangi gesekan dari air di sekitarnya saat hiu berenang.

  1. Hiu bisa mengalami trans

Pada tahun 1998 terdapat penelitian kepada hiu, para peneliti mencoba membalikan seekor hiu di dalam air yang masih hidup mereka masuk ke kondisi seperti trans yang disebut imobilitas tonik. Inilah alasan mengapa Anda sering melihat ikan hiu todak terbalik ketika para ilmuwan kami sedang mengerjakannya di dalam air.

  1. Hiu telah ada sejak lama

Menurut penelitian arkeolog yang sudah di temukan, fosil hiu purba ditemukan di Australia dan Amerika Serikat, para ilmuwan berhipotesis bahwa hiu pertama kali muncul di lautan sekitar 455 juta tahun yang lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.