Category Archives: Uncategorized

5 Fakta Penyu, Reptil Laut Terancam Punah

Penyu merupakan reptil yang dapat ditemukan pada semua lautan yang ada di dunia, kecuali para wilayah kutub. Terdapat setidaknya 7 spesies penyu yang 6 diantaranya masuk dalam kondisi terancam punah. Faktor utama yang menyebabkan terjadinya pengurangan populasi penyu adalah perburuan, kehilangan habitatnya, polusi yang ada di laut, perubahan iklim, dan juga terjaring nelayan.

Oleh karena itu kita harus ikut serta melestarikan penyu, bisa dimulai dari tidak mengotori laut dengan membuang sampah sembarangan.

Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai penyu yang wajib untuk diketahui.

Fakta Penyu

1.Telah Hidup Selama Jutaan Tahun

Penyu merupakan organisme yang sangat tua, mereka diyakini telah hidup di bumi selama lebih dari jutaan tahun. Bahkan penyu berhasil bertahan dari perubahan iklim yang telah membunuh dinosaurus.

Tubuh penyu pada bagian atasnya dilindungi oleh cangkang yang disebut dengan carapace. Mereka tidak dapat menyembunyikan kepalanya untuk masuk ke dalam cangkang, berbeda dengan kura – kura darat. Inilah yang membuat mereka menjadi lebih rentan akan predator.

2.Penyu Betina Kembali ke Pantai yang Sama untuk Bertelur

Sebagian besar hidup penyu mereka habiskan di lautan, namun ketika bertelur mereka akan pergi ke pantai untuk menguburkan telurnya di pasir yang hangat. Selama musim bertelur, betina akan kembali ke pantai yang sama di mana ia menetas. Bahkan jika sudah 30 tahun lamanya ia meninggalkan pantai tersebut, nantinya ia akan tetap kembali ke sana.

Mereka meletakkan telurnya pada lubang pasir dan tempat mereka menguburkannya akan sulit untuk dikenali karena ditutup dengan lapisan pasir tambahan. Satu penyu bisa menghasilkan 60 – 200 telur, tergantung dengan spesiesnya.

3.Jenis Kelamin Tergantung Suhu Telur

Suhu telur sangat menentukan jenis kelamin dari penyu yang akan menetas. Untuk telur yang berada pada suhu tinggi, maka nantinya akan menghasilkan bayi penyu betina. Sedangkan untuk telur yang memiliki suhu rendah akan menghasilkan bayi penyu jantan.

Penyu muda ini menetas pada malam hari dan memanfaatkan cahaya bulan untuk bisa menuju laut. Terlalu banyak cahaya di pantai bisa menyebabkan kebingungan untuk para bayi penyu.

4.Penyu Bisa Menempuh Jarak Jauh

Penyu merupakan reptil yang berjalan lambat ketika berada di darat karena sirip mereka lebih beradaptasi untuk berenang. Namun ketika berada di laut, mereka merupakan perenang yang handal. Bahkan para penyu dapat melalui jarak jauh, salah satunya penyu belimbing yang bisa berenang hingga 19.000 km, sana seperti jarak antara Indonesia dengan Oregon, Amerika Serikat.

5.Mampu Menyesuaikan Makanan

Penyu memang tidak memiliki gigi, namun mulut mereka dapat membantunya beradaptasi dengan setiap jenis makanan yang biasa mereka makan. Pada penyu hijau, mereka adalah jenis penyu vegetarian yang memakan rumput laut, sedangkan untuk penyu lain mereka biasa memakan kepiting, kerang, ubur – ubur, dan timun laut.

Namun sayangnya, terkadang penyu salah mengira plastik yang mengambang di lautan merupakan ubur – ubur. Inilah yang bisa membunuh penyu dan menyebabkan keberadaannya semakin terancam.

6.Ukuran Penyu Tergantung Spesies

Hewan ini memiliki paru – paru untuk bernapas dengan oksigen meski menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam air, namun terkadang mereka butuh untuk muncul ke permukaan agar dapat bernapas.

Ukuran masing – masing spesies Penyu beragam, seperti penyu Kemp’s Ridley yang bobotnya dapat mencapai 35-45 kg, sementara pada penyu belimbing bobotnya dapat lebih dari 100 kg. Penyu dapat hidup hingga 70-80 tahun, bahkan bisa juga mencapai 150 tahun.

Itulah fakta mengenai penyu yang wajib untuk diketahui, semoga dengan mengetahui fakta unik penyu ini akan menggerakkan kamu dalam membantu ekosistem keberadaan penyu.

Fakta Mengenai Ikan Blobfish

Ikan Blobfish memang tidak sefamiliar ikan – ikan lain seperti ikan badut atau ikan patin. Namun ikan satu ini disebut – sebut sebagai salah satu ikan paling jelek di dunia. Bahkan karena tampilannya yang aneh, banyak yang menyebut ikan ini sebagai ikan alien. Jika dimakan, rasanya tawar dan tidak enak.

Mungkin memang ikan ini tidak tampak indah seperti ikan hias yang biasa menghiasi akuarium. Tetapi bagi para penggemar ikan ikonik, Blobfish menjadi ikan yang bisa dikatakan primadonanya.

Ikan ini jarang ditemukan oleh para nelayan karena ia hidup berada di laut dalam dan setidaknya membutuhkan hingga 1 Km ke dalam laut untuk bisa menemukan ikan dengan bentuk unik satu ini.

Karena bentuknya yang unik banyak orang yang penasaran akan rasanya. Meskipun aman untuk dimakan, tapi ikan ini memiliki rasa tawar dan lembek, jadi banyak yang kurang menyukainya. Ikan yang dapat hidup hingga 130 tahun ini sebagian besar tubuhnya terbuat dari gelatin.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui mengenai ikan Blobfish.

Ikan Blobfish

1.Memiliki Bentuk yang Unik

Ikan ini memiliki wajah yang aneh yang dikatakan mirip dengan alien. Blobfish banyak ditemukan di lautan Selandia baru, Australia, dan Tasmania. Karena keunikannya ini, ikan ini kerap kali disebut sebagai ikan paling jelek di dunia.  

Bahkan dari hasil voting yang dilakukan pada tahun 2013 oleh The Ugly Animal Preservation, ada 796 orang dari 3000 orang yang memilih ikan ini sebagai ikan paling jelek di dunia.

2.Ditemukan di Tahun 2003

Ikan Blobfish merupakan ikan yang tinggal di laut dalam dan memiliki bentuk normal jika berada di dalam laut. Namn ketika ia dibawa ke darat, bentuknya akan berubah menjadi lembek dan juga langsung terlihat keanehannya.

Seorang peneliti yang menemukan ikan ini mengatakan kalau ikan ini kali pertama ditemukan diberi julukan Bobby, jadi banyak juga yang memanggil ikan Blobfish ini dengan sebutan Mr.Bobby.

Kini karena keunikan yang dimilikinya, ikan Blobfish menjadi incaran para peneliti dan mencari tahu bagaimana cara Blobfish berkembang biak dan bagaimana habitatnya. Namun hingga kini peneliti belum tahu bagaimana cara ikan Blobfish berkembang biak.

3.Tidak ada Tulang dan Gigi

Selain memiliki tubuh yang lembek, ikan blobfish ini juga tidak memiliki tulang dan gigi. Kalau diperhatikan, di bagian bibirnya tampak tebal dengan gusi bagian mulutnya. Ikan ini tidak memerlukan gigi karena makanannya adalah plankton dan makhluk kecil yang ada di laut. Ia hanya memiliki tulang lembut dan halus, berbeda dengan ikan lain yang memiliki tulang disekeliling tubuhnya. Gelatin yang ada pada tubuh ikan ini berfungsi untuk membantu bertahan hidup pada laut dalam yang memiliki tekanan tinggi.

Selain itu fungsi dari gelatin juga sebagai pelampung, jadi ikan tidak perlu untuk mengeluarkan energi yang besar saat melawan arus pada dasar laut.

4.Masuk ke Ikan Langka

Terakhir, ikan ini merupakan ikan langka dan sayangnya para peneliti belum tahu bagaimana cara ikan ini melakukan reprouksinya. Ikan betina bisa menghasilkan ribuan telur sekaligus ketika reproduksi, hanya saja banyak ikan Blobfish yang tidak bisa bertahan hidup.

Telur yang siap menetas akan dijaga oleh jantan dan betina, karena tempat hidup mereka tidak terdapat tanaman laut atau alga. Tak jarang ikan – ikan ini hanyut dan terbawa oleh arus, jadi tidak bisa menetas dan menghasilkan bayi ikan yang baru.

Itulah beberapa fakta mengenai ikan unik bernama Blobfish satu ini. Semoga bermanfaat!

Hewan Laut Dalam yang Unik

Laut dalam merupakan bagian yang berada pada kedalaman samudra dan dapat dikatakan kalau sinar matahari bahkan tidak dapat untuk menembus kedalaman tersebut. Tekanan air yang kuat di dalam sana membuat benda padat bisa gepeng, apalagi jika manusia mencoba untuk ke sana.

Lautan juga belum sepenuhnya bisa manusia jamah, sebabnya banyak yang meyakini kalau di laut dalam sana banyak terdapat makhluk – makkluk yang belum bisa diidentifikasi oleh manusia. Makhluk – makluk laut dalam kerap kali dianggap aneh atau unik bahkan menyeramkan. Ini karena mereka melakukan adaptasi dengan kondisi laut dalam yang ekstrem.

Ada apa saja hewan laut dalam yang sudah teridentifikasi? Berikut ulasannya.

Hewan Laut yang Seram dan Aneh

1.Cumi – Cumi Vampir

Pertama ada cumi – cumi vampir yan gdiperkirakan hidup pada kedalaman 600 – 900 meter. Hewan ini memiliki mata yang besar karena kurangnya cahaya matahari. Di dalam laut, cumi – cumi jenis ini mengeluarkan tinta yang bercahaya untuk bisa menipu korban atau predator yang ingin memangsanya.

Kemampuan dari cumi – cumi ini dalam berkamuflase sangatlah menakjubkan. Namun karena fisiknya yang tampak seperti tokoh fiksi vampir, banyak yang melihat cumi – cumi ini menyeramkan.

2.Fangrooth Fish

Fangtooth Fish adalah ikan yang berada pada kedalaman 5.000 meter di samudra. Ikan ini memiliki gigi taring yang besar dan juga tajam, namun ia dikabarkan tidak dapat melukai manusia. Giginya yang tajam ia gunakan untuk merobek mangsanya.

Pada bagian wajahnya memiliki tekstur yang keras dan memungkinkan ikan ini isa bertahan lama jika melakukan duel dengan predator lain.

3.Ikan Viper Pasifik

Berikutnya ada ikan Viper Pasifik yang memiliki gigi tajam yang membuat ia kesulitan untuk menutup mulutnya. Ikan yang berada pada kedalaman 4.400 meter ini hanya memiliki panjang yang mencapai 25 cm.

4.Cacing Polychaete

Cacing Polychaete ditemukan pada kedalaman 1.200 meter lepas pantai utara selandia baru. Ia memiliki warna pink dan mirip kelabang, namun merupakan predator yang ganas. Umumnya ia hidip di laut, namun sebagian bisa ditemukan pada sungai atau danau, sebagian lagi ditemukan di darat.

Jika melihat cacing ini, jangan sesekali mendkati atau bahkan menyentuhnya, karena ia sangatlah ganas. Apalagi persediaan makanan yang ada di tempat hidupnya cukup terbatas. Hewan ini bisa menjadi parasit atau hidup sendiri.

5.Squat Lobster

Sesuai namanya, lobster satu ini tampak seperti sedang berjongkok. Ia hidup pada kedalama 1.400 meter dan memiliki 2 cankar besar depan. Hewan ini kerap kali ditemukan pada karang laut. Lobster jenis ini tersebar di seluruh dunia di lautan dalam.

6.Tounguefish

Tounguefish merupakan hewan perairan dalam yang kerap tampak di area belerang dengan memuntahkan ventilasi hidrotermal. Belum terdapat penelitian yang menunjukkan kalau ikan ini berbahaya untuk manusia, namun jika kita lihat dari fisiknya, ikan ini memang cukup menyeramkan.

Ikan yang tampak seperti lidah manusia ini belum diketahui bagaimana cara ia bertahan dan berkembang pada lingkungan laut dalam dengan jumlah predator yang banyak.

7.Dumbo Octopus

Terakhir ada Dumbo Octopus yang hidup pada kedalaman 7000 meter. Hewan ini menjadi spesies gurita yang hidup pada perairan terdalam dan tidak pernah melihat sinar matahari. Banyak ilmuan percaya jika gurita ini memiliki usia ratusan tahun dikarenakan kemampuannya untuk menghindar dari serangan predator.

Nah, itu tadi adalah beberapa hewan laut dalam yang unik. Semoga informasi ini bermanfaat!

Zona Kehidupan di Laut

Tahukah kamu hewan – hewan di laut hidup berdasarkan kedalaman laut tertentu? Mari kita lebih mengenal megenai zona yang ada di laut. Setidaknya di laut terdapat 5 lapisan, yaitu ada Sunlight Zone, Twilight Zoe, Midnight Zone, the Abyss, dan the Trenches. Perbedaan yang paling mendasar dari lapisan ini adalah mengenai kedalamanna. Selain itu semakin dalam zona tersebut, maka akan semakin sulit untuk dijangkau sinar matahari, jadi semakin dalam akan semakin gelap.

Yuk, kita bahas tentang lapisan tersebut dan kira – kira ada hewan apa saja di sana.

Lapisan Laut

1.Sunlight Zone

Pertama adalah Sunlight zone yang merupakan lapisan terdangkal. Zona ini dimulai dari permukaan hingga 213 meter. Zona ini masih disinari oleh sinar matahari, jadi masih memiliki suhu yang hangat. Selain itu sebagain besar hewan laut berada pada zona ini. Makanan utama hewan laut yang berada pada zona ini adalah photoplankton.

Beberapa hewan laut yang hidup di Sunlight zone adalah hiu, ikan pari, ubur – ubur, bintang laut, kepiting, kuda laut, anemon, udang, kerang, gurita, dan masih banyak lagi hewan – hewan laut yang bisa kita temui pada zona ini.

2.Twilight Zone

Lapisan berkutnya adalah Twilight Zone, yang berada pada kedalaman 213 meter hingga 1 km. Cahaya matahari yang berada pada lapisan ini cukup sedikit, jadi laut tampak redup. Biasanya ikan – ikan bersar berada pada tempat ini untuk mencari makanan.

Selain itu ikan laut yang berada pada zona ini memiliki bentuk yang aneh, seperti ikan lentera, ikan kapak, dan ubur – ubur yang jenisnya berbeda dengan yang berada pada sunlight zone. Beberapa hewan laut yang berada pada zona ini memiliki kemampuan untuk mengeluarkan cahaya (bioluminesensi).

3.Midnight Zone

Semakin dalam maka akan semakin gelap, di Midnight Zone yang berada pada kedalaman 1 km hingga 4 km, zona ini sangatlah gelap, sehingga cahaya yang ada hanya berasal dari hewan laut itu sendiri. Tekanan air yang berada pada zona ini juga cukup besar, yaitu 5.850 pon/ inch.

Namun masih terdapat beberapa hewan laut yang bisa ditemukan pada lapisan ini. Seperti paus sperma yang mencari makan pada zona ini. Selain itu ada juga angler fish, ikan tripod, teripang, black swallower, cumi – cumi vampir, dan masih banyak lainnya.

 4.Abyssal Zone

Pada Abyssal Zone yang berada pada kedalaman 4 Km hingga 6 km ini, suhu air laut sudah hampir pada titik kisaran 0oC. Tidak ada cahaya sama sekali yang bisa ditemukan pada zona ini. Artinya air laut ini sangat dingin, gelap, dan juga memiliki tekanan yang jauh lebih besar.

Selain itu sangat sedikit maksluj yang berada pada zona ini. Tapi terdapat hewan inverebrata, seperti basket star fish, cumi – cumi kecil, dan lain sebagainya.

5.Trenches Zone

Zona terakhir yang akan kita bahas adalah Trenches Zone yang memiliki kedalaman diantara 6 Km hingga 11 km. Suhu yang ada di tempat ini dapat mencapai titik beku dan terdapat tekanan sampai 8 ton/ inch2. Tekanan ini setara dengan 48 buah pesawat boeing 747.

Meskipun zona ini dapat dikatakan sangatlah ekstrem, nyatanya masih terdapat kehidupan yang berada pada zona ini. Contoh hewan yang berada pada zona ini adalah cacing tabung raksasa, foraminifera, spesies khusus bintang laut, dan masih ada lainnya.

Jadi bagaimana? Menakjubkan bukan kehidupan yang ada di bawah laut?

Apa itu Anemon Laut?

Apa itu tentakel? Tentakel merupakan organ tubuh yang dimiliki oleh hewan invertebrata. Contohnya seperti Gurita, Cumi – Cumi, Sotong, dan juga Anemon Laut. Fungsi dari tentakel adalah untuk meraba, menggenggam, makan, dan juga digunakan untuk bergerak pada perairan.

Untuk Anemon, mereka memiliki puluhan bahkan ratusan tentakel. Jika kamu bingung Anemon itu sejenis tumbuhan atau hewan, Anemon adalah hewan yang ada dari kelas Anthozoa. Anemon sendiri seringkali disalah artikan sebagai tumbuhan karena bentuknya yang memang menyerupai bunga.

Hewan ini banyak ditemui pada daerah terumbu karang yang dangkal, tapi jarang ditemukan pada daerah dengan terumbu karang yang tutupan barunya tinggi.

Diperkirakan terdapat lebih dari 1000 spesies Anemon di lautan seluruh Dunia. Menjadi rumah Nemo dan ayahnya, Marlin, membuat Anemon menjadi populer. Sebagian besar dari Anemon laut tidaklah berbahaya bagi manusia, tetapi ada juga Anemon laut yang beracun. Terutama adalah Actinodendron, Phyllodiscus, dan juga Stichodactyla.

Jika kita sampai tersengat Anemon laut jenis yang di atas, maka kita bisa terluka parah bahkan sampai menyebabkan kematian. Itu sebabnya, meski Anemon merupakan hewan yang indah kita tidak boleh sembarangan menyentuhnya.

Sebagian besar Anemon hidup melekat pada bebatuan di dasar laut atau terumbu karang. Hewan ini tidak mengejar buruannya, melainkan ia menunggu ikan – ikan kecil untuk terjebak di tentakel – tentakelnya dan kemudian ia menyengatnya sampai lumpuh kemudian dijadikannya mangsa.

Meski hewan ini tampak hanya terdiam di satu tempat, ternyata ia dapat berpindah. Cara Anemon berpindah cukup unik, karena mereka meluncur dari satu tempat ke tempat lainnya dengan cara menggerakkan tentakelnya. Selain itu, pergerakan ini juga dapat dibantu dengan simbiosis dengan hewan lainnya. Msalnya dengan kepiting dan kelomang dengan cara menempel.

Simbiosis ini dapat memberikan keuntungan bagi keduanya, atau simbiosis mutualisme. Anemon memperoleh keuntungan berupa tangkapan buruan yang lebih banyak, sedangkan kepiting akan mendapatkan manfaatnya dari tentakel anemon laut.

Lalu meski Anemon beracun, kenapa Nemo dan Marlin digambarkan dapat hidup di dalamnya?

Nah, ini adalah salah satu contoh lain dari simbiosis mutualisme Anemon laut dengan hewan lain. Ikan badut dan Anemon laut bukan hanya memiliki ikatan sebatas simbiosis mutualisme, namun lebih dari itu. Mereka berdua sama sama merupakan hewan yang memiliki mikroba yang gemar memakan lendir.

Ikan badut sama sekali tidak terpengaruh pada sengatan tentakel Anemon. Saat Ikan Badut menggosokkan tubuhnya pada tubuh Anemon, mereka sedang melakukan pertukaran lendir. Saat mereka melakukan sentuhan, jumlah bakteri menjadi berlipat ganda.

Ditemukan juga fakta kalau kekebalan tubuh dari Ikan Badut pada sengatan Anemon adalah hasil dari evolousi yang terjadi 60 juta tahun yang lalu. Ikan badut mengambil keuntungan pada Anemon dikarenakan pemangsa yang lain tidak berani untuk mendekat. Lalu Anemon juga dapat mendapatkan makanan dari hasil buruan Ikan Badut.

Hal ini seakan menjelaskan seleksi alam yang membentuk pola keanekaragaman hayati melalui evolusi dan juga dinamikanya.

Cara Anemon bereproduksi tidak dengan seksual, tapi dengan aseksual. Dengan tunas atau pada beberap ajenis spesies bisa melakukan pembelahan biner dan juga pedal laserasi.

Hewan ini banyak hidup di daerah perairan tropis dan juga memiliki aju pertumbuhan yang dapat dikatakan cukup lambat. Ancaman keberlangsungan hidup Anemon akan datang dari kegiatan eksploitasi yang berlebihan. Penangkapan Ikan di laut akan berdampak bagi populasi Anemon, begitu juga sebaliknya. Anemon diburu karena bisa dijadikan makanan.\

Itulah sedikit informasi mengenai Anemon. Semoga membantu!

Apa Yang Terjadi Di Laut Pada Malam Hari?

Pernahkah kalian terfikir apa yang akan dilakukan oleh para penghuni laut pada saat kalian tertidur? Apakah mereka juga ikut tertidur atau tidak?

Mungkin apa yang terjadi di laut dengan di darat memiliki beberapa perbedaan dan mungkin perbedaan itu tidak pernah kita ketahui.

Penasaran dengan apa saja yang dilakukan oleh makhluk laut di malam hari? Yuk simak artikel berikut.

Laut Pada Malam Hari, Tetap Produktif?

Saat siang hari mungkin kalian melihat laut biru dengan cahaya matahari yang menerangi kehidupan laut.

Namun, kehidupan penghuni laut sangat jarang sekali terlihat. Kalua kita menyelam ke dalam laut, mungkin yang bisa kita lihat hanya beberapa jenis hewan yang berenang dengan lincah.

Dan ternyata, saat malam tiba, banyak makhluk laut yang keluar dan beraktivitas. Lalu, mereka ngapain ya? Yuk cari tahu dibawah ini.

1.Menerangi Air Laut

Ada salah satu plankton do bumi yang disebut Dinoflagellata. Pada malam hari, plankton ini akan mengeluarkan cahaya berwarna biru.

Bahkan, jika mereka berkumpul, cahaya biru itu akan menjadi sangat indah dipandang mata. Seperti melihat sebuah keajaiban.

Cahaya ini akan semakin terang saat tersentu perahu, tangan, atau hewan lain. Sebenarnya, plankton ini juga bisa ditemukan di siang hari.

Namun pada siang hari ia akan berwarna merah kecoklatan. Makhluk ini bisa kalian temukan dengan mudah di Puerto Rico dan Jamaika.

2.Berburu Makanan

Beberapa hewan seperti ikan, cumi-cmi, dan hewan lunak juga bisa mengeluarkan cahaya. Saat mala tiba, hewan-hewan yang bisa mengeluarkan cahaya ini akan berburu makanan.

Cahaya yang mereka keluarkan akan menarik hewan kecil untuk mendekat. Saat mereka mendekat, ia akan langsung memangsanya.

Cahaya terang yang dikeluarkan juga bisa dijadikan sebagai alat komunikasi. Ikan-ikan ini memiliki kantung khusu yang berada di bawah mata mereka.

Kantung inilah yang mengeluarkan cahaya yang berasal dari bakteri-bakteri ini.

3.Mencari Cahaya Bulan

Bagi hiu putih, malam hari merupakan waktu untuk mencari cahaya bulan. Cahaya ini bisa membantu mereka untuk melihat dengan baik.

Dengan bantuan cahaya bulan, hiu akan dengan mudah menemukan anjing laut dan memangsanya. Hal ini juga telah terbukti lewat penelitian.

4.Menangkap Mangsa

Ada seekor cumi berukuran besar yang hidup di bumi kita. Cumi ini bernama cumi Humboldt. Hewan ini suka sekali keluar pada malam hari untuk menangkap mangsanya.

Mangsa mereka adalah ikan lentera. Mereka akan terus menangkap mangsanya hingga matahari terbit. Saat matahari sudah terbit, mereka akan turun ke bawah laut dan kembali mengintai makanannya untuk nanti malam.

Saat malam tiba lagi, mereka akan menangkap mangsanya lagi dan terus begitu.

Cumi-cumi Humboldt termasuk hewan paling unik yang muncul ke permukaan setiap malamnya. Kemampuan mereka berubah warna dan mengeluarkan kilat merah terang saat terganggu membuat mereka dinamai ‘setan merah’.

Cumi-cumi ini merupakan predator yang sangat agresif, mereka menangkap mangsan yang kuat dan menghisap serta merobek mangsanya dengan paruh.

Namun, cumi-cumi ini juga seringkali menjadi buruan para predator yang lebih besar seperti ikan berparuh, ikan pedang, dan hiu.

Karena itulah, mereka masuk ke dalam laut gelap saat pagi hari untuk menghindari risiko diburu oleh predator lain.

Itulah beberapa hal yang dilakukan oleh makhluk-makhluk di lautan pada malam hari. Unik dan seram bukan?

Lumba Lumba

7 Jenis Lumba-Lumba Ini Ada Di Indonesia Loh!

Lumba-lumba merupakan hewan tercerdas di dunia. Lumba-lumba sendiri memiliki sekitar 40-an jenis di dunia. 16 spesies di antaranya hidup dan dapat dijumpai di perairan Indonesia. Selain itu, di Indonesia lumba-lumba termasuk populer di sini sama halnya dengan permainan judi casino online yang sangat populer dikalangan warga di Indonesia.

Namun, tidak banyak orang yang mengetahui tentang spesies lumba-lumba yang bermacam-macam. Kebanyakan orang beranggapan bahwa lumba-lumba hanya sebagai satu hewan saja. Padahal ada banyak sekali jenis lumba-lumba di dunia, bahkan beberapa di antaranya ada di Indonesia.

Penasaran ada apa saja? yuk simak dibawah ini.

5 Jenis Lumba-Lumba Lucu Yang Ada Di Indonesia

Lumba-lumba atau dolphin merupakan mamalia air yang sangat pintar. Mereka bahkan dapat berhitung dan sangat ramah kepada manusia.

1. Lumba-Lumba Belang

Lumba-Lumba Belang

Lumba-lumba hidung belang merupakan salah satu hewan yang hidup di daerah Samudera Atlantik, Hindia, Pasifik, dan laut yang berdekatan, termasuk Indonesia.

Hewan ini merupakan lumba-lumba dengan daerah sebaran terluas. Lumba-lumba hidung belang berukuran sekitar 2,7 meter dengan berat mencapai 160 kg.

2. Lumba-Lumba Fraser

Lumba-Lumba Fraser

Lumba-lumba fraser ni memiliki ukuran tubuh antara 2 – 2,7 meter dengan berat 160 – 210 kg. tubuhnya sangat kekar dan gempal dengan sirip punggung yang kecil.

Bagian atas tubuhnya berwarna abu-abu kebiruan atau kecoklatan dengan bagian bawahnya yang biasa pucat putih atau merah muda.

3. Lumba-Lumba Gigi Kasar

Lumba-Lumba Gigi Kasar

Lumba-lumba gigi kasar berukuran mencapai 2,6 meter dengan berat sekitar 160 kg. hewan ini memiliki kepala kecil dengan paruh panjang tanpa lipatan di melon.

Sirip punggung mereka relative besar dan tinggi serta terletak di pertengahan kembali. Mereka juga memiliki sirip yang relative panjang.

Warna tubuhnya biasanya gelap dengan bibir putih da tenggorokan yang jubal dorsal gelap yang sempit antara sirip blowhole serta punggungnya. Perutnya memiliki permukaan yang berbintik tidak teratur serta berbercak-bercak.

4. Lumba-Lumba Hidung Botol

Lumba-Lumba Hidung Botol

Lumba-lumba hidung botol merupakan jenis lumba-lumba yang paling terkenal. Panjang tubuhnya sekitar 2-4 meter dengan berat antara 135 – 635 kg.

Warna mamalia cerdas ini biasanya mulai dari abu-abu terang sampai hitam dengan warna yang lebih terang dari perutnya.

5. Lumba-Lumba Hidung Botol Indo-Pasifik

Lumba-Lumba Hidung Botol Indo-Pasifik

Awalnya, lumba-lumba hidung botol indo-pasifik dianggap sama dengan lumba-lumba hidung botol. Namun, sejak 1998, spesies ini dianggap sebagai jenis tersendiri.

Panjang tubuhnya bisa mencapai 2,6 meter dengan berat mencapai 230 kg. spesies ini sering ditemui di sekitar India, Utara Australia, Laut China Selatan, Laut Merah, Pantai Timur Afrika, serta di perairan Indonesia.

Tubuh bagian atasnya berwarna abu-abu gelap dengan perut berwarna abu-abu keputihan dan bintik abu-abu.

6. Lumba-Lumba Moncong Panjang

Lumba-Lumba Moncong Panjang

Lumba-lumba jenis ini memiliki bentuk tubuh yang relative kecil dengan panjang antara 1,9 – 2,5 meter.

Beratnya sendiri bisa mencapai 80 – 235 kg, moncongnya yang panjang serta tubuh abu-abunya yang ramping dilengkapi dengan sirip punggung serta perut berwarna putih dan panel dada berwarna kekuningan.

7. Lumba Lumba Pemintal

Lumba Lumba Pemintal

Lumba-lumba jenis ini memiliki kemampuan melompat sambil berputar beberapa kali pada sumbu tubuh mereka.

Layaknya anggota lainnya, ia memiliki tubuh yang relative kecil dengan panjang sekitar 2 meter dan berat antara 59 – 77 kilogram.

Itulah beberapa jenis lumba-lumba yang ada di perairan laut Indonesia. Mereka merukana makhluk yang pintar dan juga ramah terhadap Indonesia, jadi, jangan takut ya kalau ketemu mereka. Semoga artikel ini bermanfaat.

6 Taman Laut Terindah di Indonesia

Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang tersebar di negaranya. Bahkan, dari sabang sampai merauke sebagian besar wilayahnya adalah perairan.

Wilayah perairan di Indonesia dikenal dengan taman laut dan dunia bawah lautnya. Taman laut merupakan area atau kawasan laut yang dilindungi oleh pemerintah setempat.

Kawasan ini kemudian digunakan sebagai tempat pemeliharaan, perlindungan, serta pelestarian ekosistem bawah laut.

Yang patut dibanggakan adalah, ternyata total terumbu karang di dunia 8% nya berada di perairan Indonesia.

Keindahan taman laut dan dunia bawah laut ini juga menjadi salah satu pemicu dari menjamurnya aktivitas atau olahraga selam.

6 Taman Laut Terindah Yang Ada Di Indonesia

Tak hanya itu, pesona taman serta dunia bawah laut Indonesia juga sudah tersebar luas bahkan sampai ke luar negeri.

Lalu, ada taman laut apa saja sih di Indonesia? Yuk simak dibawah ini.

1.Taman Laut Bunaken

Bunaken berada di provinsi Sulawesi Utara. Taman laut ini memang terkenal dengan keindahan taman lautnya yang bagaikan surgawi.

Taman ini merupakan rumah bagi 390 lebih spesies koral, berbagai bunatang laut, mamalia laut, dan lain-lain.

Selain itu, ada 20 titik penyelaman yang bisa kalian coba di taman laut ini dengan kedalaman yang bervariasi sampai 1.344 meter.

2.Taman Laut Raja Ampat

Taman laut ini berada di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. Pulau ini mempunyai 4 pulau utama, yaitu Misool, Bantata, Salawati, dan Waigeo.

Taman ini juga merupakan taman laut di Indonesia terbesar. Didalamnya, ada sekitar 537 spesies koral atau 75% dari total spesies koral di dunia.

Selain itu, lebih dari 1.000 spesies ikan karang dan 700 jenis moluska bisa kalian lihat sambil diving disini.

3.Taman Laut Kepulauan Togean

taman laut kepulauan Togean berada di Teluk Tomini Sulawesi Tengah. Tempat ini memiliki 262 jenis terumbu karang. Luasnya yang sekitarr 132.000 hektar dijadikan sebagai habitat bagi 596 jenis ikan, 555 jenis moluska, serta beberapa satwa langka seperti kima raksasa, berbagai penyu, hingga paus.

Taman ini juga masuk ke dalam wilayah Coral Triangle Indonesia-Fillipina yang merupakan kawasan konservasi di bawah naungan World Wide Fund for Nature.

4.Taman Laut Karimun Jawa

Taman laut ini merupakan gugusan kepulauan dengan jumlah 22 pulau yang berada di laut Jawa. Disana, kalian bisa melihat berbagai macam ekosistem seperti terumbu karang, rumput laut, dan lain-lain.

Di tempat ini kalian juga bisa menemukan bangkai kapal karam yang dijadikan sebagai habitat ikan karang.

5.Taman Laut Wakatobi

Taman laut yang berada di Sulawesi Tenggara ini keindahannya sudah sangat terkenal sampai ke mancanegara.

Tempat ini mempunyai keanekaragaman hayati yang sangat beragam. Bahkan, tempat ini menjadi salah satu prioritas konservasi laut tertinggi di Indonesia.

Disini, kalian bisa melakukan beragam olahraga air seperti diving, snorkeling, dan lain-lain.

6.Taman Laut Pulau Menjangan

Taman laut satu ini berada di Bali dan merupakan salah satu destinasi wisata paling indah di Bali. Disini, kalian bisa melakukan diving sambil menikmati  alam bawah laut.

Bagi kalian yang suka memancing, disini juga ada akses terbaik untuk memancing. Selain itu, untuk menuju ke tempat ini juga sangat mudah.

Itulah 6 taman laut terindah yang ada di Indonesia. Gimana? Ada yang sudah pernah kalian kunjungi belum? Semoga artikel ini bermanfaat.

5 Jenis Hiu Di Dunia, Unik dan Menyeramkan

di lautan dunia, sudah tercatat ada sekitar 440 jenis hiu yang berenang didalamnya. Ukurannya pun bermacam-macam. Ada yang kecil, besar, hingga jumbo.

Hiu-hiu ini juga dipastikan dapat ditemukan di kedalaman hingga 2.000 m. Berikut ini, ada 5 jenis hiu yang mungkin jarang diketahui.

Jenis Spesies Hiu Di Dunia

Mungkin sebagian besar dari kalian hanya mengetahui hiu-hu yang umum seperti hiu putih, hiu martil, dan lain-lain.

Namun, apakah kalian tahu keberadaan hiu-hiu berikut?

1.Hiu Mulut Besar

Hiu ini memang memiliki mulut yang besar sesuai namanya. Hewan ini merupakan jenis hiu yang hidup di perairan dalam dan sangat jarang dijumpai di lepas pantai.

Jenis ini diperkirakan dapat bertahan hidup secara alami hingga 100 tahun serta mencapai panjang maksimal 6 meter.

Hiu ini juga bersifat ovovivipar dimana janinnya berkembang di dalam telur dan menetap di dalam tubuh induk betina hingga saatnya menetas.

2.Hiu Greenland

Hiu Greenland merupakan perenang yang lambat. Kecepatannya hanya sekitar 2,7 km per jam. Hal ini dikarenakan ia hidup di perariarn dingin di sekitar Greenland.

Rendahnya suhu air di Arktik lah yang membatasinya bergerak dengan cepat seperti spesies hiu lainnya.

Hiu ini dapat hidup hingga sepanjang 21 kaki dan mampu bertahan hidup selama 200 tahun. Hiu Greenland juga dikenal sebagai binatang bertulang punggung yang bisa hidup paling lama.

Mereka cenderung berada di kedalaman 1800 m di bawah permukaan laut. Spesies ini juga dapat hidup di perairan dengan suhu -1 sampai 10 derajat Celcius.

Bahkan ketika perairan bagian atas sudah mulai hangat, hiu akan menyelam ke daerah dasar atau ke daerah yang lebih dingin.

3.Hiu Gergaji

Hiu Gergaji merupakan hiu yang memiliki moncong berupa mata pisau yang dilengkapi dengan serangkaian gigi layaknya gergaji bermata dua. Ikan ini mirip dengan pari gergaji namun memiliki celah insang yang terletak di sisi kepala.

Tubuhnya cukup ramping dengan dua sirip dada. Hidupnya di dasar perairan berlumpur pada kedalaman 40 meter dan perairan payau.

Hiu jenis ini merupakan pemakan segala jenis ikan. Walaupun bentuk fisiknya menyeramkan, namun hiu ini tidak buas sehingga tidak berbahaya bagi manusia.

4.Hiu Pemotong Kue

Diberi nama demikian karena hiu ini memiliki gigitan yang sangat tajam namun ukuran tubuhnya kecil sekali hanya sekitar 50 cm.

Selain itu, mangsa ikan ini adalah ikan-ikan yang seukuran dengannya ata yang lebih besar darinya termasuk paus, hiu lain, atau  lumba-lumba.

Hiu ini bahkan bisa merebut makanan dari hiu lainnya termasuk hiu putih yang besarnya berkali lipat dari dirinya.

Hiu Pemotong Kue juga dikenal sering menggigit kabel bawah laut dan bahan lain yang digunakan kapal selam hingga berlubang.

5.Hiu Berjumbai

Hiu berjumbai pertama kali ditemukan di perairan Jepang pada 21 Januari 2007. Hiu ini merupakan salah satu dari 2 yang masih hidup.

Penyebarannya merata di laut perairan Atlantik dan Samudra Pasifik. Para ahli juga memperkirakan bahwa hiu ini bisa menelan mangsa tanpa mengunyanya terlebih dahulu.

Caranya adalah dengan membengkokkan tubuhnya agar tubuh mangsanya bisa leluasa masuk langsung ke perutnya.

Itulah 5 jenis hiu yang mungkin tidak banyak diketahui oleh orang-orang. Gimana? Seram-seram bukan? Namun jangan terlalu khawatir, biasanya hiu akan berada pada kedalaman 2.000 meter kebawah.